Tukar Jersey Setelah Dibantai, Para Pemain MU Dikecam

Tukar Jersey Setelah Dibantai, Para Pemain MU Dikecam

Ketika mengalami kekalahan yang telak dengan skor 4-0, harusnya para pemain Manchester United hanya mengucapkan selamat kepada tim lawan dan berterima kasih atas dukungan Suporter sepanjang pertandingan, bukan malah bertukar Jersey dan tertawa, demikian menurut Legenda klub, Ryan Giggs.

Tukar Jersey Setelah Dibantai, Para Pemain MU Dikecam

Kelakuan yang ditunjukan beberapa pemain Manchester United karena tertawa dan bertukar jersey dengan pemain Chelsea setelah pertandingan yang berakhir memalukan bagi Setan merah akhir pekan kemarin di Stamford Bridge, mengundang kritik pedas dari salah seorang legenda Klub.

Sebagaimana diketahui, Manchester United secara mengejutkan telan kekalahan telak dari rival mereka, Chelsea dalam pertandingan yang berlangsung di Stamford Bridge akhir pekan kemarin. Ketika laga sejatinya Baru berjalan 30 detik, gawang United dibobol Pedro dan mereka gagal bangkit hingga dipaksa menelan kekalahan telak 4-0.

Adapun, setelah pertandingan berakhir yang ditandai bunyi pluit panjang dari wasit yang memimpin, sejumlah pemain United termasuk Zlatan Ibrahimovic dan David de Gea terlihat bercanda dengan lawan , nah, momen inilah yang membuat Ryan Giggs, legenda united sekaligus mantan assisten pelatih klub tersebut mengaku tak terkesan dan melayangkan kritik kepada para penerusnya.

“Anda bisa kalah dalam pertandingan sepakbola tetapi ketika itu terjadi saya tidak suka melihat pemain bertukar jersey. Sebut saja saya kuno, tak mengapa, Ketika Anda kalah 4-0, ucapkan selamat pada lawan. Anda kemudian berterima kasih pada suporter lalu tinggalkan lapangan. Jangan beredar di tengah lapangan untuk bertukar jersey dan tertawa dengan tim yang baru saja mengalahkan Anda.” Demikian ujar Giggs sebagaimana dilansir The Independent.

Adapun akibat dari kekalahan tersebut, Manchester United saat ini berada di peringkat tujuh klasemen Liga Primer Inggris, tertinggal enam poin dari Manchester City, Arsenal dan Liverpool.