Sejarah Membuktikan Jika Juve akan Juara Liga Champions 2016/17

Final Liga Champions 2016/17 siap menyajikan dua kandidit terbaik Eropa, Juventus dan Real Madrid akan saling bertarung untuk menjadi yang terbaik Eropa musim ini. Laga final itu sendiri akan digelar pada tanggal 4 Juni 2017 bertempat di Millenium Stadium, Cardiff, Wales pada pukul 01:45 WIB.

Berbicara sejarah yang ada, Juventus memang masih menjadi yang terdepan dalam rekor pertemuan dengan Madrid. Ini bisa dijadikan landasan pasti bahwa Juve akan keluar sebagai pemenang. Berdasarkan total yang ada, Juve dan Madrid sudah bertemu sebanyak 16 kali. Madrid mampu menang di delapan kesempatan. Sedangkan Juve cuma meraih tujuh kemenangan dan sisanya diakhiri dengan hasil imbang.

Namun yang harus diperhatikan adalah tren Juve di sembilan pertemuan terakhir dengan Madrid cukup baik. Terbukti, Juve mampu menang sebanyak lima kali. Sedangkan, El Real cuma menang di tiga kali. Satu laga lain diakhiri dengan hasil imbang. Itu artinya disepakbola modern saat ini, maka Juve berpeluang besar untuk meraih treble winner musim ini.

Berikut kami sajikan sembilan pertemuan terakhir JUventus kontra Real Madrid berdasarkan dari banyak sumber:

[06/05/03] Liga Champions, Real Madrid 2-1 Juventus
[14/05/03] Liga Champions, Juventus 3-1 Real Madrid
[22/02/05] Liga Champions, Real Madrid 1-0 Juventus
[09/04/05] Liga Champions, Juventus 2-0 Real Madrid [Extra Time]
[21/10/08] Liga Champions, Juventus 2-1 Real Madrid
[05/11/08] Liga Champions, Real Madrid 0-2 Juventus
[01/08/09] Persahabatan, Real Madrid 1-2 Juventus
[23/10/13] Liga Champions, Real Madrid 2-1 Juventus
[05/11/13] Liga Champions, Juventus 2-2 Real Madrid

Bicara soal Liga Champions sebagaimana format baru ini, maka sejarah selalu membuktikan hal yang benar. Salah satu misteri yang sampai saat ini belum terpecahkan ketika juara bertahan Liga Champions belum mampu kembali keluar sebagai juara dimusim depan. Beberapa tim hampir saja memecahkan sejarah tersebut, salah satunya adalah Barcelona, dengan predikat sebagai juara bertahan. Namun dimusim berikutnya mereka harus menyerah dipartai final oleh Bayern Munchen.

Kini situasi terjadi pada Real Madrid, berpredikat sebagai juara bertahan musim 2015/16. Wakil Spanyol itu akan berhadapan dengan juara bertahan Serie A Italia, Juventus. Maka bisa dikatakan bahwa sejarah akan menuntut Madrid kalah dan merelakan trofi si Kuping Besar jatuh ke tangan Juventus.