Pesepakbola Argentina Belajar Quran di Pelosok Kalimantan

Hatinya tersentuh setelah melihat kehidupan seorang mualaf di Kalimantan. Dari situ ia makin semangat untuk mempelajari Islam.

Muhammad Carlos Scautti, seorang mualaf asal Argentina, mencari setitik cahaya di pedalaman Kalimantan. Di Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning, ia mempunyai semangat luar biasa untuk mempelajari Islam.

pesepakbola-argentina-belajar-quran-di-pelosok-kalimatan-1506226

Carlos yang merupakan seorang pesepakbola merasa hatinya terpanggil mempelajari Islam. Ia merasa Ponpes Assalam adalah tempat yang cocok untuk belajar Alquran dengan baik dan benar.

Ketika mulai menjalani hidup di lingkungan Ponpes Assalam, pemain yang pernah ikut seleksi untuk klub Persiba Balikpapan, turut serta dalam kegiatan dakwah dari kampung ke kampung mualaf.

Di sebuah desa yang bernama Intu Lingau-letak di Kalimantan Timur bagian barat, berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Tengah–Carlos bertemu dengan seorang warga yang juga seorang mualaf, lelaki berusia 50 tahun-an itu bernama Berliansyah, berasal dari etnis Dayak Benua.

Mereka hanyut dalam perbincangan mengenai banyak hal, salah satunya adalah memanen padi.

Di tengah kesibukkan mengelola ladang, Berliansyah tidak pernah satu kalipun meninggalkan kewajibannya sebagai seorang muslim, yakni mendirikan salat lima waktu.

Inilah yang membuat hati mantan gelandang serang Persijap Jepara itu tersentuh. Ia merasa Islam adalah satu-satunya agama yang benar di sisi Allah SWT.

Selain mempelajari Islam, Carlos yang telah 20 tahun menggeluti dunia sepakbola tak segan-segan bermain sepakbola bersama santriwan.

Submer Dream