Masih Pantaskah Rooney Menjadi Striker Utama Manchester United?

Manchester United akan menghadapi partai penting di Liga Champions pada tengah pekan ini. Mereka akan menjamu tim asal Rusia,CSKA Moscow dalam pertandingan ke empat fase grup Liga Champions musim 2015/2016.

Partai ini menjadi partai yang penting karena posisi United dan CSKA di klasemen hanya terpisahkan oleh selisih gol. United dan CSKA sama-sama mengoleksi empat poin sampai di matchday ketiga Liga Champions kemarin, dan hanya berselisih satu poin dari PSV Eindhoven di peringkat 4 dan selisih 2 Poin dari VFL Wolfsburg di peringkat pertama.Tiga poin dalam laga ini tentu akan memperkuat posisi mereka di klasemen Grup B.

Menjamu CSKA, United tengah disorot mengenai minimnya gol yang dihasilkan oleh Setan Merah musim ini. Salah satu faktor yang dianggap sebagai penyebab mandeknya keran gol Manchester United adalah faktor pemilihan Striker utama mereka.

Musim ini Louis van Gaal memiliki preferensi untuk menggunakan formasi 4-2-3-1 yang menggunakan striker tunggal sebagai ujung tombaknya. Dengan kepergian tiga striker mereka di awal musim ini, praktis pilihan Striker United hanya ada pada Wayne Rooney, Anthony Martial, danĀ James Wilson.

Pada awal musim, Van Gaal sempat memberikan Anthony Martial posisi sebagai striker utama, namun pada akhir-akhir ini karena kekurangan stok di Winger Kanan, Van Gaal menggeser posisi Martial ke sisi kiri dan menaruh Wayne Rooney sebagai Striker utama Manchester United.

Sampai pada Bulan November ini, kapten Manchester United itu belum menunjukan bahwa ia memang pantas untuk menjadi tumpuan lini serang United. Menurut catatan statistik Squawka, Pemilik nomer 10 tersebut baru mencetak dua gol dari total 12 pertandingan yang ia mainkan. Memang sebagai Striker Rooney melakukan percobaan tembakan yang cukup banyak yaitu 22 tembakan dalam 10 pertandingan, namun yang mengenaskan hanya 56% tembakannya yang tepat sasaran.

Catatan Rooney ini kalah mentereng dengan juniornya, Anthony Martial. Martial meski akhir-akhir ini sering dimainkan sebagai Winger sudah mencetak total lima gol bagi United di semua kompetisi. Karena dimainkan sebagai Winger, Martial tidak melakukan banyak percobaan tembakan, karena ia tercatat hanya melakukan 9 Tembakan namun akurasi tembakannya jauh lebih baik daripada Rooney, dimana 75% tembakan Martial menemui sasaran.

Selain akurasi tembakan, Martial punya kegesitan serta kecepatan yang memadai sebagai Striker modern. Menurut catatan Squawka, usahaDribble Martial sebanyak 24 kali sukses melewati pemain bertahan lawan. Catatan ini kontras dengan milik Rooney, dimana sang Kapten hanya tujuh kali sukses melewati pemain lawan.

Ketimbang menjadi Striker, Rooney terlihat lebih menjanjikan untuk dimainkan sebagai pemain nomer 10. 81% umpan Rooney tercatat mengenai sasaran, dimana 10 umpan diantaranya menjadi Key Passes. Selain itu Rooney juga piawai dalam menciptakan peluang, dimana ia tercatat sudah membuat 10 peluang selama musim ini berlangsung.

Namun keputusan terakhir tetap berada dalam tangan Louis van Gaal. Dalam Konferensi Pers terakhirnya, Van Gaal menyatakan bahwa ia masih menaruh kepercayaan kepada Striker 30 tahun tersebut. Namun mengingat United sedang krisis Gol maka Van Gaal harus cepat menemukan cara untuk mengembalikan ketajaman Rooney.

Jalan tengah yang mungkin bisa diambil Van Gaal, dengan merubah formasi United dari 4-2-3-1 menajdi 4-4-2 sehingga baik Rooney dan Martial bisa berada dalam posisi optimal mereka sebagai Striker. Namun sekali lagi, keputusan tetap berada pada sang Meneer untuk menentukan apa yang terbaik bagi timnya tersebut.