Kemeriahan Suporter MU terhadang di Feyenord

kemeriahan-suporter-mu-terhadang-di-feyenord kemeriahan-suporter-mu-terhadang-di-feyenord

Manchester United Musim ini memiliki ekspektasi dan harapan yang sangat besar, sehingga wajar jika akhirnya klub ini memunculkan antusiasme tinggi di kalangan suporter pecinta setan merah. Hal ini dapat dilihat dari animo penonton di stadion yang tinggi karena sudah sejak lama klub ini tidak memiliki prestasi yang membanggakan semenjak di tinggal Sir Alex Ferguson, maka ketika musim ini MU banyak melakukan perubahan fans pun menyambut dengan penuh harapan.

Namun antusiasme suporter MU untuk menyaksikan pertandingan MU ini sepertinya akan sedikit terhambat, bukan di Liga Inggris hambatan tersebut datang ketika mereka melakoni laga di Liga Eropa kala bertandang ke kandang Feyenord di Belanda. Hambatan ini datang dari kebijakan klub Feyenord yang hanya memberikan alokasi tiket sebesar 1.400 untuk suporter MU di bangku stadion De Kuip Feyenord.

Hal ini dapat terjadi karena manajemen Feneyord melakukan pengurangan tiket di stadion hingga 50% dari jumlah kapasitas total 51.000. Suporter MU hanya mendapatkan jatah 1.400 tiket, hal ini ditempuh manajemen Feyenord sebagai antisipasi datangnya kerusuhan, mengingat Feyenord sedang di hukum 2 tahun hukuman percobaan oleh UEFA akibat kerusuhan yang dilakukan suporternya ketika bentrok dengan pendukung AS Roma.

Jika dalam hukuman percobaan terjadi bentrok maka Feyenord akan mendapatkan hukuman tanpa penonton dari UEFA. Kebijakan ini dinilai sangat merugikan, karena fans MU memiliki basis massa yang sangat besar di Eropa sehingga ketika niat untuk menonton di stadion tersebut dihalangi akan membuat mereka kecewa. Hal ini seperti di ungkapkan oleh salah satu pentolan suporter MU di MUST atau Manchester United Supporter Trust.

Kelompok suporter tersebut menyebut bahwa tindakan ini tidak adil karena fans MU yang menjadi korban.

“Kami tidak paham atas kebijakan ini, kenapa harus pendukung MU yang menjadi korban dari kecemasan petugas keamanan terhadap pendukung tuan rumah. Kami senang dengan langkah yang dilakukan manajemen MU untuk melakukan pendekatan ke Feyenord untuk memberikan solusi terbaik, dan kamipun dari MUST sudah melakukan konfirmasi ke otoritas Belanda, namun waktu pengundian dan jadwal pertandingan yang berdekatan kemungkinan tidak dapat mengubah hal tersebut, “ Ungkap MUST.

“Pengurangan jatah penonton tidak serta merta membuat stadion aman, karena pendukung yang tidak memiliki tiket yang berada di luar stadion berpotensi untuk menimbulkan gesekan dengan petugas keamanan,” tambah MUST.

Sekarang keputusan ada ditangan manajemen Feyenord dan otoritas Belanda sebagai pengurus keamanan. Feyenord sedang melakukan antisipasi untuk mencegah bentrok, sementara suporter juga menginginkan wadah yang lebih besar untuk mendukung klub kebanggannya.