Juve Kuat Bertahan, Tapi Madrid akan Keluar Sebagai Juara Liga Champions

Juventus datang ke final Liga Champions 2016/17 dengan predikat sebagai tim solid dalam hal bertahan, terbukti Juve tampil sebagai tim dengan catatan rekor cleen sheet terbaik musim ini. Meski demikian, lawan Juve adalah Real Madrid. Tim yang datang dengan kekuatan besar serta kepercayaan diri yang tinggi. Dengan kapasitas Madrid, maka mereka dinilai akan mampu mengatasi perlawanan Juve.

Juve dan Madrid akan bertemu di Final Liga Champions yang akan digelar di Millenium Stadium, Cardiff, Wales pada tanggal 4 Juni 2017, pukul 01:45 WIB. Final kasta tertinggi Eropa ini jelas akan menyita perhatian dunia karena bisa dikatakan sebagai laga klasik yang sudah lama hilang dari peredaran sepakbola terbaik.

Laju Juve dan Madrid sangat apik, wakil Italia tersebut berhasil mengandaskan perlawanan Barcelona dibabak perdelapan final serta AS Monaco dibabak semi final. Sedangkan Madrid menjadi yang terbaik usai mengandaskan mimpi Bayern Munchen dan Atletico Madrid. Pertemuan ini bisa dikatakan sebagai laga bertahan vs menyerah. Juve baru kemasukan tiga kali dan akan melawan Madrid dengan banderol 32 gol.

Begitu banyak prediksi yang datang, namun prediksi itu lebih mengkrucut kepada kemenangan Madrid. Salah satu yang berkeyakinan besar Madrid juara adalah mantan pelatih tim Nasional Prancis, Raymond Domenech menyebutkan bahwa dirinya percaya Madrid mempunyai kans besar untuk menjadi juara. Berstatus sebagai juara bertahan, kualitas pemain yang dimiliki Madrid dinilai lebih bagus ketimbang Bianconeri.

“Saya berpikir bahwa Real jelas lebih unggul ketimbang Juve, mereka mempiliki kualitas pemain yang sangat bagus dan lebih baik dari Juve. Sebagai juara bertahan, Madrid berhasil menunjukan dengan menjuarai La Liga,” ungkapan yakin Domenech.

“Juve musim ini berbalut sebagai tim dengan pertahanan yang solid ditembus, namun saya pikir jelas Madrid akan mampu menembusnya dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.” tutupnya.

Dengan skema menyerang, bukan hal yang tidak mungkin jika Juve akan kualahan dalam membendung agresifitas para pemain Madrid. Mesin gol Madrid macam Cristiano Ronaldo diyakini akan tampil menggila, rekor gol Ronaldo dikancah Eropa menjadi buktinya. Diduetkan bersama Karim Benzema, grafik Ronaldo mencetak gol menjadi lebih besar, karena Benzema sering kali memberikan kebebasan Ronaldo untuk bergerak.

Itu artinya bahwa Madrid bermain terbuka dengan kualitas menyerang yang sangat baik, Ronaldo dan Benzema akan menjadi sosok menakutkan bagi pertahanan Juve. Terlebih lagi Madrid memiliki sosok pembeda macam Sergio Ramos yang sering kali memberikan gol penting bagi Madrid. Skor 0-2 akan menjadi kemenangan Madrid dalam laga Final Liga Champions 2016/17.