FIFA Ballon d’Or dinilai Membuat Pemain Lebih Egois

FIFA Ballon d'Or dinilai Membuat Pemain Lebih Egois

Anggapan itu diungkapkan oleh Manajer Tim Utama Arsenal Arsene Wenger. Pelatih asal Prancis menentang penghargaan Ballon d’Or, karena menurutnya, penghargaan yang diberikan kepada seorang pemain saja dalam satu tahun itu justru menciptakan pemain yang egois, hanya memikirkan dirinya sendiri.

FIFA Ballon d'Or dinilai Membuat Pemain Lebih Egois

Ballon d’Or, penghargaan paling prestisius di level Individu para pemain sepakbola seluruh dunia ini adalah yang paling didambakan setiap pemain. Dalam delapan tahun terakhir, hanya dua yang berhasil memenangkan dan mendominasinya, mereka tak lain adalah Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Mungkin, penghargaan ini bagus demi memotivasi pemain dan mengapresiasi kerja keras mereka, tapi ada penilaian yang menyebut bahwa penghargaan itu justru menciptakan seorang pemain yang hanya memikirkan dirinya sendiri.

Sebagaimana diketahui, France Football telah mengumumkan 30 kandidat untuk Ballon d’Or 2016 pekan ini, dengan bintang Real Madrid dan Portugal Cristiano Ronaldo menjadi favorit menyabet penghargaan tersebut setelah sukses di Liga Champions Eropa bersama Madrid, dan Piala Euro 2016 bersama tim Nasional Portugal.

“Saya pribadi menentang adanya penghargaan ini, karena hal tersebut justru merasuki pikiran para pemain, Kita telah melihat banyak orang hanya memikirkan diri sendiri karena mereka terobsesi oleh Ballon d’Or dan bukan performa tim, dan saya masih sangat yakin bahwa sepakbola adalah tentang kerja sama tim, namun saat ini, kita hidup dimana seolah sepakbola itu adalah individual”

“Kita tentu ingin menghormati sepakbola, pertama, tentang bagaimana itu bekerja sebagai tim, jadi saya menentang hal seperti ini. Saya melihat karier hancur karena pemain terlalu terobsesi mendapatkan penghargaan individual seperti ini. Saya kadang merasa ini mendorong keegoisan dan orang terlalu memikirkan diri sendiri ketika beberapa partner sebenarnya ada pada posisi yang lebih baik.” Demkian kata Wenger kepada reporter.