8 Striker Hebat yang Gagal di Premier League

Wayne Rooney mungkin adalah salah satu striker paling hebat yang pernah ada dalam pentas Premier League. Aksi spektakulernya bersama Manchester United tentunya sudah sering kita lihat.

Namun, kini apa yang terjadi dengan Rooney? Seolah semua aksi spektakulernya sirna pada musim ini. Kapten Manchester United ini tampaknya masih belum bisa menampilkan performa terbaiknya hingga pekan ke-12.

Penurunan performa seperti Rooney ini mamang bukan hal yang baru dalam ketatnya pertarungan Premier League. Tiba-tiba menjelma tak bertaji dan kehilangan sentuhan apiknya sebagai penyerang hebat kelas dunia jadi problem besar baginya.

Dan pastinya akan menjadi sorotan besar awak media mengingat upah selangit pemain yang kerap disapa Wazza mencapai £ 300.000 per pekan masih belum setimpal dengan kontribusinya ke publik Old Traffold.

Lalu, siapa saja bomber papan atas yang pernah mengalami hal serupa dengan Rooney? Berikut dirangkum 8 nama ujung tombak ngetop yang pernah mengalami masalah produktifitas dan agresifitas di kancah Premier League.

1. Fernando Torres
Memecahkan rekor transfer Premier League ketika ia secara kontroversial meninggalkan Liverpool dalam rangkaian megatransfer Chelsea pada 2011.
Namun, akhirnya Torres pun harus meninggalkan Stamford Bridge dengan rekor suram.

Torres hanya mencetak total 27 gol di kancah domestik dalam lima tahun masa baktinya bersama The Blues.

2. Patrick Kluivert
Pemegang rekor 90 gol La Liga dalam 182 pertandingan di Barcelona ini juga merupakan salah satu penyerang legendaris milik raksasa Belanda, Ajax Amsterdam.Berangkat ke Newcastle dalam usia 28 tahun, ia hanya berhasil mencatat 14 gol selama lebih dari tiga tahun karirnya bersama Newcastle, Valencia, PSV dan Lille.

3. Roberto Soldado
Sempat bergabung bersama Tottenham Hotspur pada 2013dengan harga £26juta dari Valencia, pemain asal Spanyol ini gagal bersinar bersama The Lilywhites.
Ia bahkan sempat jadi bahan lelucon pengamat Premier League setelah hanya mampu mengemas satu gol dalam 24 penampilan di musim terakhirnya di White Hart Lane.

4. Andriy Shevchenko
Pernah dianggap sebagai salah satu striker terbaik dunia selama berseragam AC Milan. Ia bahkan sempat memenangkan Ballon d’Or pada 2004.
Banyak pihak yang begitu mengharapkannya tampil lebih gemilang lagi ketika bergabung dengan skuad impian Roman Abramovich di Chelsea pada 2006 dengan tebusan £30,8 juta.

Tapi apa yang terjadi? ia hanya berhasil mengoleksi 9 gol di Premier League sebelum dipinjamkan kembali ke Milan pada 2008 dan akhirnya putus kerjasamanya setahun sebelum masa kontraknya berakhir.

5. Radamel Falcao
Striker paling menakutkan di dunia selama berseragam FC Porto dan Atletico Madrid. Karir Radamel Falcao jadi memburuk ketika mulai mencoba petualangannya di kancah Eropa dengan gabung bersama Monaco.

Ia mulai kehilangan ketajamannya setelah menderita cedera ligamen lutut serius yang melewatkannya untuk tampil di Piala Dunia 2014. Petualangannya kian rumit kala dipinjamkan ke Manchester United dan kini menderita bersama Chelsea di papan bawah klasemen Premier League.

6. Robinho
Setelah sempat menjadi anak emas sepakbola Brasil, Robinho bersinar di Real Madrid sebelum membuat keputusan dengan transfer besarnya kala pindah ke Manchester City pada  2008.

Namun, akhirnya kini ia berada di mana semuanya berjalan salah bagi penyerang 31 tahun itu. Dan sekarang ia hanya bermain di China bersama Guangzhou Evergrande.

7. Mario Balotelli
Apakah dia pernah kelas dunia?
Apakah dia masih memiliki potensi untuk menjadi kelas dunia? Tidak ada yang benar-benar tahu tentang Mario Balotelli, tapi fans Liverpool mengerti hal itu.

Ia sempat diharapkan untuk dapat tampil lebih super ketika didatangkan dengan £16 juta dari AC Milan untuk menggantikan Luis Suarez. Hasilnya, hanya satu gol Premier League yang ia torehkan dengan Liverpool sebelum kembali ke Milan dengan status pinjaman musim panas ini.

8. Emmanuel Adebayor
Sosok fenomenal selama bergabung dengan Arsenal, Adebayor membuat sensasi dengan beralih ke Manchester City pada 2009. Dan setelah itu, ia tidak pernah benar-benar kembali menemukan bentuk aksi terbaiknya di Premier League.

Ia masih sempat ditransfer ke Real Madrid dan Tottenham, tetapi menjadi sosok yang sangat tidak populer di White Hart Lane dan sekarang menjadi pemain bebas transfer.

Sumber viva.co.id