15 Pemain Sepak Bola Yang Pernah Mendekam di Penjara

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan baik kesalahan kecil ataupun besar. Para pemain sepak bola pun tidak luput dari kesalahan. Bahkan ada yang menyebabkan mereka masuk ke dalam penjara. Siapa saja kah mereka. Yuk teruskan membacanya

1. Adam Chapman

AdamChapman_1651104c

Tahun 2009, Chapman mengaku bersalah telah menghilangkan nyawa seorang pria karena kecerobohannya mengemudikan kendaraan. Pemain Oxford United asal Irlandia ini dihukum penjara 30 bulan

2. James Cotterill

James Cotterill

Berbeda dari kasus pebola lain, Cotterill terpaksa mendekam di sel atas apa yang dia lakukan di lapangan. Saat membela Barrow di laga FA Cup tahun 2006, Cotterill melayangkan jotosan ke arah pemain Bristol Rovers, Sean Rigg. Serangannya itu membuat rahang Rigg retak.

Ini mengakibatkan Rigg harus makan dengan menggunakan sendok teh serta minum menggunakan sedotan.
Setelah insiden itu, Cotterill dijatuhi larangan bermain selama sisa FA Inggris sampai Maret 2007.

Januari 2007, Cotterill dikenai hukuman empat bulan penjara setelah mengaku bersalah.
Namun beberapa minggu kemudian ia dibebaskan dan menjalani hukuman sebagai tahanan rumah. Itu artinya Cotterill harus mengenakan borgol di pergelangan kaki.

3. Ian Wright

Ian Wright

Mantan pemain Arsenal dan Crystal Palace ini harusnya tak perlu mendekam di penjara kalau dia bijaksana.
Saat itu Wright memiliki dua buah mobil, namun ia memilih untuk tidak membayar pajak kendaraan. Meski ia pikir beberapa saat bisa selamat, akhirnya kecurangannya ketahuan juga. Dia dihukum 14 hari penjara karenanya.

4. Stig Tofting

Setelah sukses berkarir di Jerman, pebola asal Denmark ini pindah ke klub Liga Premier Bolton Wanderers.

Stig Tofting
Tofting harus berurusan dengan hukum setelah menyundul pemilik sebuah restoran di Copkenhagen sebagai bentuk selebrasi untuk timnas Denmark di World Cup 2002. Pengadilanpun memutuskan ia bersalah dan mengganjarnya dengan empat bulan penjara.
Tak hanya itu, kontraknya bersama Bolton juga diperpendek hanya sampai akhir 2003.

5. Peter Swan

Peter Swan merupakan salah satu pemain hebat klub Sheffield Wednesday. Namun sayangnya dia tak akan dikenang karena kehebatannnya di lapangan. Meski berpotensi menjadi pemain kelas dunia, Swan kehilangan 8 tahun karirnya karena FA melarangnya bermain bola.

Peter Swan
Pasalnya, tahun 1962 Swan dan dua rekannya di Wednesday mengikuti taruhan bahwa Wednesday akan kalah di laga final musim melawan Ipswich Town F.C. Kenyatannya Ipswich memang menang 2-0. Dan meski mengakui bahwa Ipswich menang secara fair, Swan mengatakan jika saja Wenesday memimpin pertandingan, dia mungkin akan merelakan satu penalti lolos atau melakukan gol bunuh diri.
Begitu skandal perjudian itu terkuak, Swan dikenai sanksi larangan bermain sepak bola seumur hidup. Ia kemudian dihukum 4 bulan penjara.

6. Nizar Trabelsi

copyright:devoghel nisar trabelsi a liege

Trabelsi menghabiskan satu musim di klub Jerman, Fortuna Dusseldorf. Dia hanya terjun sekali ke lapangan dan mencetak satu gol, sebuah prestasi besar untuk seseorang yang tidak akan dikenang sebagai pebola profesional.
Tak lama setelah laga tersebut, Trabelsi ditangkap karena tuduhan punya kaitan dengan organisasi teroris Al-Qa’ida. Trabelsi terbukti bersalah telah merencanakan serangan atas tentara Amerika yang berbasis di pangkalan udara Belgia.

Ia juga diduga merencanakan pengeboman Kedutaaan Paris dengan menjadi pelaku bom bunuh diri.
Tahun 2003 Trabelsi dijatuhi hukuman penjara selama 10 tahun.

7. Lee Hughes

Lee Hughes

Kehidupan striker West Bromwich Albion ini mengalami keterpurukan pada tahun 2004 setelah menabrakkan Mercedesnya ke mobil lain yang berakibat hilangnya nyawa sang pengemudi.
Parahnya, Hughes dan penumpang lain yang ada di mobilnya melarikan diri. Kabar yang beredar saat itu juga mengatakan bahwa Hughes sedang mabuk. Keesokan harinya, Hughes menyerahkan diri ke pihak kepolisian.
Hughes pun terbukti bersalah di pengadilan. Ia diganjar hukuman 6 tahun penjara dan dijatuhi larangan mengemudi selama 10 tahun.

8. Joey Barton

Joey Barton

Barton telah dua kali dituntut pengadilan karena kekerasan. Yang pertama saat ia menabrak seorang pejalan kaki jam 2 dini hari di Liverpool City Centre. Barton pun harus mendekam di penjara selama 77 hari karena ulahnya.
Ia dibebaskan tanggal 28 Juli 2008. Namun tanggal 1 Juli 2008, hukuman 4 bulan penjara juga menanti Barton. Saat itu ia dituduh melukai mantan rekannya di Manchester City, Ousame Dobo.

9. Mickey Thomas

Mickey Thomas

Tahun 1993, pebola asal Welsh yang membela klub Wrexham ini ditangkap. Ia terbukti memalsukan uang serta melakukan money laundry melalui para pelatih Wrexham. Ia pun dihukum penjara selama 18 bulan.

10. Peter Storey

Peter Storey
Tahun 1980, pemain Arsenal ini dijatuhi hukuman penjara selama tiga tahun karena mendanai pemalsuan koin emas. Tak kapok bermasalah dengan hukum, 10 tahun kemudian Storey harus mendekam di sel tahanan selama 28 hari karena berusaha menyelundupkan 20 video pornografi.

11. George Best

George Best
Sebagai salah satu legenda Manchester United, karir dan kehidupan pribadi Best benar-benar penuh warna.
Ia dikenal sebagai seorang alkoholic, kenyataan yang sering kali mengganggu karir sepakbolanya.
Namun 1984 Best benar-benar terpuruk.

Ia terbukti bersalah karena mengemudi dalam keadaan mabuk, menyerang seorang petugas kepolisian, dan mangkir dari panggilan pengadilan. Akibatnya, ia harus mendekam di penjara beberapa saat.
Namun ketergantungannya pada alkohol membuat hidupnya berakhir tragis. Ia meregang nyawa tahun 2005 pada usia 59 tahun.

12. Duncan Ferguson

Duncan Ferguson

Kehidupan Ferguson benar-benar penuh masalah, termasuk empat tuduhan kekerasan. Tiga di antaranya hanya berakhir dengan denda. Dan dua di antara tiga kasus tersebut terkait pertikaian dengan seorang supir taksi dan nelayan.


Tuduhan paling berat pada Ferguson adalah saat ia membela Rangers tahun 1994; ia menyundul bek Raith Rovers, John McStay, dengan keras. Meski merupakan insiden di lapangan, Ferguson tetap diganjar hukuman 3 bulan penjara.

13. Rene Higuita

Rene Higuita
Di lapangan, Higuita dikenal sebagai kiper hebat dengan tangkapan-tangkapan fantastis. Tapi lain ceritanya saat pebola asal Kolombia ia tidak menjaga gawang.


Tahun 1993, Higuita harus mendekam di penjara karena terlibat dalam penculikan yang berkaitan dengan bandar narkoba Pablo Escobar. Meski perannya hanya mengantar uang tebusan, Higuita memungut bayaran, dan di Kolombia, mengeruk keuntungan dari penculikan dalam bentuk apapun merupakan pelanggaran hukum.

14. Jan Molby

Jan Molby
Bek Liverpool ini terpaksa melewatkan 3 bulan pertandingan pada tahun 1988-89 karena harus menjalani hukuman atas tuduhan mengemudi saat mabuk di awal 1988.

Keputusan pengadilan terkait hukuman tersebut baru ditetapkan bulan Oktober, namun Liverpool memilih untuk tetap berada di sisi Molby. Begitu dibebaskan, ia langsung diturunkan bersama tim utama. Namun Moolby akhirnya harus rela melewatkan pertandingan sampai Maret 1989 karena cedera.

Pada musim berikutnya, ia berhasil membantu Liverpool memenangkan gelar liga yang ke 18.

15. Tony Adams

Tony Adams
Adams merupakan salah satu bek andalan Arsenal. Namun ketergantungan pada alkohol akhirnya membuatnya terpuruk. Bulan Mei 1990, ia menabrakkan mobilnya ke dinding bangunan di dekat rumahnya. Setelah diselidiki, kadar alkohol yang ada dalam darahnya ternyata 27 kali di atas batas legal.

Adams akhirnya dijatuhi hukuman empat bulan penjara, meski ia dibebaskan dua bulan kemudian.
Pertengahan tahun 90an, Adams secara publik mengakui perjuangannya melawan alkohol dan mulai menjalani pengobatan untuk bisa terbebas dari ketergantungannya.